Make your own free website on Tripod.com

“BUAT SAUDARA-SAUDARA YANG PUSING MELIHAT KEBENARAN ISLAM”

 

Artikel ini sengaja saya angkat kepermukaan agar diketahui oleh saudara-saudaraku yang merasa pusing memikirkan kebenaran ISLAM yang ajarannya tertata rapi, seragam, dan kitab sucinya (AL-QUR’AN) setelah diteliti oleh orang-orang orientalis, ternyata memang benar-benar wahyu dari ALLAH SWT, dan satu-satunya Kitab Suci yang isi dan kandungannya sangat rasionalistis, dapat dipertanggung jawabkan dimuka umum akan kebenarannya. Tidak terkontaminasi oleh ayat-ayat palsu, bukan pengadopsian dari Al-Kitab yang banyak beredar ditangan saudaraku yang beragama kristen. Justru AL-QUR’AN merupakan korektor dari padanya. Dan yang paling tinggi tingkat kesulitannya didalam mempelajari isi kandungannya. Mengingat bagi yang ingin mempelajari isi kandungan dan maknanya diharuskan menguasai minimal 13 macam ilmu antara lain : Ilmu Nahwu, Shorof, Lughot, Badi'-Bayan-Ma'ani, Mantiq, Tafsir, Nasih wal Mansuh, sejarah tiap-tiap diturunkanya tiap-tiap ayat, dls.

 

Dan salah satu dari macam-macam ilmu tersebut, untuk mempelajarinya  ada yang membutuhkan waktu minimal 5 tahun, itupun belum tentu mahir, apalagi dengan ilmu-ilmu yang lain. Jadi sangat mustahil dan terlalu menghayal, jika ada orang sudah merasa pandai, hanya dengan membaca terjemahannya saja, kemudian berkomentar  kesana-kemari dengan menjelek-jelekkan Al-Islam. Ingat! Emas tetap emas meskipun digembar-gemborkan tembaga, toh akhirnya orang-orang dengan kecerdasan nalarnya yang tinggi akan mengakui bahwa : emas adalah emas dan orang-orang yang suka gembar-gembor itu malah ditudingnya sebagai pembohong, gegabah, sok tahu. Dan hanya orang-orang bodohlah dan orang-orang rendahan yang mudah ditipu oleh pembohong-pembohong itu.

 

Mari, akan saya beri  contoh,  tentang kesulitan tata bahasa Arab dalam memberi  arti misalnya lafadh :

                     (dloroba  yang berarti : memukul), tetapi apabila dirangkai dengan lafadh lainnya akan mempunyai arti yang lebih dari 30 macam. Bisa berarti : memukul, membuat, memancung, merangkai, menempa, dls. Begitu pula cara membunyikannya pun sulit. Jika salah membunyikannya maka artinyapun berubah. Misalnya lafadh          (qul yang berarti : ”Katakanlah!”) apabila cara membacanya kurang tepat maka artinya berubah menjadi : ”Makanlah !”.

 

Siapapun bebas mengkritik hal-hal yang tidak benar, tetapi harus rasionalistis, obyektif dan disertai dengan data-data yang kongkrit, bersifat membangun dan bertanggungjawab. Jangan asal bunyi (asbun) itukan PROVOKATOR !? Sok tahu ! (Ams. 3:5). Orang yang sok tahu itu tidak disenangi oleh orang lain malah dibenci.

 

Kalau ada suatu sistem atau tatanan yang begitu rapi dan indah, kemudian ada orang yang  membuatnya amburadul / berantakan, maka logislah apabila pemiliknya marah dan angkat bicara. Tetapi apabila sesuatu itu memang benar-benar amburadul, lalu ada orang yang mengatakan, bahwa : “Sesuatu itu amburadul!” kemudian orang itu marah-marah dan tidak mengakui bahwa sesuatu itu amburadul, malah masih berkomentar : ”Ini adalah yang terbaik!” maka orang itu perlu dipertanyakan kondisi fisiknya secara PSIKOMATIK.

 

Oleh sebab itu, saya berharap sangat kepada saudara-saudaraku yang sangat saya sayangi, yang senang menjelek-jelekkan Islam terutama yang beragama kristen, seyogyanya dan seharusnya:

1.    Bertanya, atau berdiskusi, atau berdebat langsung dimuka umum dengan pakar-pakar Al-Islam agar agama yang kita anut yang kita puji berlebihan, dapat kita ketahui, mana yang benar-benar ajarannya dari Tuhan (Allah) atau yang bersumber dari bisikan syaiton ? Yah!!! tetap dalam batasan saling menghargai  dan dalam suasana yang sangat kondusif. Sebagaimana yang pernah dilakukan oleh saya (penulis) dengan tokok-tokoh kristen dari berbagai belahan dunia. Seperti dari U.S.A, Canada, Denmark, New Zeland, Australia, Timur Tengah (Libanon), Malaysia, Singapura, dls begitu pula dari berbagai penjuru Tanah Air termasuk dari Timor Timur ketika masih berintegrasi, NAH KINI GILIRAN ANDA YANG SAYA TUNGGU !!!.

 

2.    Belajar lebih giat lagi tentang Al-Islam yang kitab sucinya (Al-Qur’an)  ayat yang pertama kali diturunkan adalah :           (Iqro yang artinya : “Bacalah !”) yang menuntut manusia supaya banyak membaca / belajar / menyelidiki / berdiskusi. Dengan demikian maka akan tersimpullah  dan menjadi teranglah sesuatu yang tidak dimengerti itu.

 

3.    Mendiskusikan Al-Kitab yang ayat-ayatnya banyak tak tergenapi dan kontradiktif yang tidak disadari oleh orang-orang kristen itu sendiri, (baca penjelasan selanjutnya). Kalau saya amati anda-anda ini ibarat orang buta yang tidak mampu berjalan dirumahnya sendiri kok malah mau mencak-mencak dirumah orang lain!?.

 

 

4.    Menyadari bahwa, orang yang sok tahu itu sama halnya dengan pembohong, dan pembohong itu salah satu faktor ketidaktaatannya kepada agama yang dianutnya, dan bohong itu larangan dari agama kristen (Mat. 5:37). Dan konsekuensinya cukup bibir dan lidahnya disobek sampai terkelupas / putus. Hal ini walaupun di-Injil tidak dijelaskan secara jelas, tetapi bisa dibuat tindakan .(Mat. 5:29-30 / Mar. 9: 42-43 ).

 

I. AJARAN  AL-ISLAM YANG DIKACAUKAN.

1.    Hajar Aswad ( batu hitam )

     Nabi Muhammad SAW, tidak menyembah batu hitam yang menempel disudut Ka’bah itu. Lagi pula ketika mencium tidak mengucapkan : ”Ya Allah, aku datang atas panggilanmu”. Bacaan itu adalah bacaan yang dibaca oleh jamaah Haji diperjalanan bukan ketika mencium hajar aswad. Shohabat Umar Ibnul Khottob R.A ketika mencium batu hitam itu, beliau berucap : “Batu!. Engkau hanyalah batu biasa yang tidak dapat mendatangkan manfaat atau mudhorot, seandainya Muhammad Rasulullah SAW tidak menciummu, akupun tidak menciummu“. Bukankah shohabat Umar Ibnul Khottob R.A dulu menyembah batu?. Mengapa sekarang tidak menyembahnya lagi?. Bukankah hal itu atas bimbingan Muhammad Rasulullah SAW?. Nah itulah kebohongan dari orang-orang kristen yang gemar memutar-balikkan fakta sejarah. Sebaiknya mulutnya disobek saja sampai mengelupas ( Mat. 5:29-30 / Mar. 9:42-43 ).

 

2.    Ka’bah yang terletak di Masjidil Haram (Mekah) itu dibangun oleh Nabi Ibrahim berserta putranya Nabi Ismail A.S dan dijadikan kiblat sejak saat itu atas perintah Allah SWT (bukan berarti menyembah batu). Sebagaimana orang Yahudi ketika melakukan ritual keagamaan berkiblat (menghadap) ke Baitul Maqdis (Bait Allah) yang dibangun oleh Nabi Sulaiman (Salomo) yang terletak di Yerusalem.

 

     “Apabila umatmu keluar untuk berperang melawan musuhnya, kearah manapun engkau menyuruh mereka, dan apabila mereka berdoa kepada Tuhan dengan berkiblat ke kota yang telah kau pilih  dan kerumah yang telahku dirikan bagi namamu, maka engkau kiranya mendengarkan di sorga doa dan permohonan mereka dan engkau kiranya memberikan keadilan kepada mereka”. (I-Raj. 8 : 44-45. 48-49  / II. Taw.6 : 34-35, 38-39 ).

 

“Hai anak manusia, tujukanlah mukamu ke Yerusalem dan ucapkanlah banyak tegoran terhadap tempat kudusnya dan bernubuatlah melawan tanah Israel“. ( Yeh. 21:2 ).

 

“Kata Yesus kepadanya (wanita Israel di Samaria) : ”Percayalah kepadaku, hai perempuan, saatnya akan tiba; bahwa kamu akan menyembah bapa bukan digunung ini dan bukan juga di Yerusalem“.          (Yoh. 4 : 21).

 

Sebagai penggenapan dari ucapan Yesus, sekarang kiblat untuk berdoa atau menyembah Tuhan itu ada dimana ?. Karena Bait Allah yang ada digunung Moria, Yerusalem, sudah tidak difungsikannya lagi. Maka yang di Mekah itulah sebagai penggantinya dan sebagai penggenap dari ucapan Yesus tersebut. Dan jika anda tidak mau menerima uraian saya, tunjukkanlah mana kiblat sebagai penggenap dari ucapan Yesus  (Yoh. 4 : 21) jika ayat itu tidak ingin dikatan ayat palsu. ( Baca Ul. 18 : 21-22 ).

 

3.                  Gabriel (Jibriel) yang di Alkitab bersifat ramah, sopan, memperkenalkan dirinya dan Jibriel yang datang kepada Nabi Muhammad SAW,  menakutkan, kejam, sadis dan mencekik ???.

Ini prediksinya orang-orang yang tidak mengerti akan kitabnya sendiri (Bibel), pembohong, tidak taat pada agamanya, gegabah, ibarat orang buta yang tidak mampu berjalan dirumahnya sendiri kok mau berlari-lari dirumah orang lain !?. Mari perhatikan ayat Bibel yang sebenarnya.

a.                                 Gabriel memperkenalkan dirinya ?

Hal ini hanya terjadi pada Nabi Zakariya (Luk. 1 : 19). Sedangkan kepada Daniel diperkenalkan oleh suara oknum lain (Dan. 8 : 16). Adapun kepada Bunda Maria tidak memperkenalkan dirinya (Luk. 1 : 26-38). Jadi menurut Bibel, Gabriel itu hanya satu kali memperkenalkan dirinya.

 

b.                                 Gabriel tidak membuat ketakutan ?

“Tubuhnya seperti permata tarsis dan wajahnya seperti cahaya berkilau, matanya seperti cahaya kilat, matanya seperti suluh yang menyala-nyala, lengan dan kakinya seperti kilau tembaga yang digilap, dan suara ucapannya seperti gaduh orang banyak.,Hhanya aku Daniel, melihat penglihatan itu, tetapi orang-orang yang bersama dengan aku, tidak melihatnya, tetapi mereka ditimpa oleh ketakutan yang besar sehingga mereka lari bersembunyi, demikianlah aku tinggal seorang diri. Ketika aku melihat penglihatan yang besar itu, hilanglah kekuatanku, aku menjadi pucat samasekali dan tidak ada lagi kekuatan padaku. Lalu kudengar suara ucapannya, dan ketika aku mendengar suara ucapannya itu, jatuh pingsanlah aku tertelungkup dengan mukaku ketanah”. (Dan. 10 : 6 - 9 / Dan 8 : 17-18). Bukankah Gabriel membuat ketakutan ???.

 

 

c.                                 Gabriel yang di Gua Hiro oleh Muhammad dikira syetan ?

Para sejarahwan Muslim sedunia tidak ada yang bercerita demikian. Demikian juga tentang cerita-cerita fiktif mengenai pribadi Rasulullah SAW beserta keluarganya, lebih-lebih tentang Al-Qur’an dan Al-Islam, semuanya cerita bohong yang banyak dilontarkan oleh orang-orang kristen yang jiwanya penuh dengan ROH JAHAT. Mari kita harus lebih sportif dan gentlemen agar agama anda tidak dituduh sebagai agama yang penuh dengan kebohongan !!!.

 

4.    Al-Qur’an

     Al-Qur’an sebagai wahyu Allah SWT yang terakhir menghimpun beberapa makna dari kitab-kitab Allah SWT yang pernah diturunkan kepada para Nabi sebelumnya dengan doktrin utamanya yaitu : Meng-Esakan Allah SWT (Tauhid), dan sebagai korektor dari kitab At-Taurot dan Al-Injil yang ajarannya banyak diselewengkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani yang jiwanya dipenuhi oleh roh-roh jahat. Namun sayangnya mereka tidak menyadari, malah orang-orang jahat itu dianggapnya orang-orang kudus. Mana penggenap dari ucapan-ucapan Yesus (Mat. 7:15-20, 24:4-5. 23-28 / Mar. 13:5-6. 22:23 / Luk. 21:8) itu ???.  Jika tidak ingin dikatakan ayat palsu.

 

     “Para Nabi bernubuat palsu dan para imam mengajar sewenang-wenang dan umatku menyukai yang demikian”. (Yer. 5:31, 14:14, 23:16). “Bagaimanakah kamu berkata : kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat Tuhan ?. Sesungguhnya pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong”. (Yer. 8 : 8).

 

     “Sejak tampilnya Yohanes pembaptis hingga sekarang, kerajaan sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya”. (Mat.  11:12).

 

     Ingin bukti bahwa Al- Kitab sudah tidak bersih dan telah ternodai oleh ayat-ayat palsu?. (1). Karena tak tergenapi (Ul. 18 : 21-22). (2). Ayat-ayatnya banyak yang kontradiktif (Yak. 3 : 11-12). (3). Dan berbau pornografis, dls. Mari debat langsung secara terbuka dengan penulis!!! agar diketahui oleh dunia (baca uraian selanjutnya). Jangan suka mencak-mencak dirumah orang lain sedangkan anda buta dirumahnya sendiri. Dan seandainya anda benar-benar orang yang beriman kepada Al-Kitab pasti anda benar-benar membenarkan tentang Al-Qur’an yang pernah dinubuatkan didalam Kitab Perjanjian Lama.

 

     “Dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan :          “ Baiklah baca ini”.  Maka ia akan menjawab : ”Aku tidak dapat membaca”. (Yes. 29:12).

 

Disini ada tiga kata kunci untuk membenarkan tentang  “Turunnya Al-Qur’an” :

1). “Seorang yang tidak dapat membaca ”.

     Ingat ! Semua nabi dari bangsa Israel atau Nabi yang bukan dari bangsa Israel semuanya dapat membaca. Hanya Nabi Muhammad SAW satu-satunya Nabi yang tidak dapat membaca dan menulis.

2). “Dengan mengatakan : Baiklah baca ini!”

     Peristiwa ini persis ketika Jibril berkata kepada Nabi Muhammad SAW :          (Iqro’!  yang artinya :      ”Bacalah !” ).

3).  “Maka ia akan menjawab :                                       (Maana bi qoriin, yang artinya :”Aku tidak dapat membaca”).

 

     Bukankah peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai penggenap dari Kitab Yesaya fasal 29 Ayat ke 12 ?. Dan jika anda tidak menerima bahwa Al-Qur’an sebagai penggenap dari Kitab Yesaya  maka tunjukkanlah penggenapannya! Jika tidak ingin dikatakan ayat yang di Yesaya 29:12 itu sebagai ayat yang bersumber dari Syetan  (Ul. 18 : 21-22).

 

 

II. AYAT-AYAT BIBLE YANG KONTRADIKTIF !!!

1.         Mat 1:1-16 (Yesus keturunan Salomo bin Daud )             ><  Luk. 3:23-31(keturunan Natan bin Daud)

2.         Mat.1:6-16 (Yesus Esai ada 29 Generasi )                       ><  Luk. 3:23-31 (Ada 44 Generasi).

3.         Mat 1: 16 (Yusuf anak Yakub )                                        ><  Luk 3:23 (Yusuf anak Eli)

4.         Mat 3:11 / Luk 3:16 (Dengah Roh kudus dan api)            ><  Mar 1:8 (Dengan Roh kudus saja)

5.         Mat 3:17 (Inilah anak yang kukasihi)                                ><  Mar 1:11 /Luk 3:22 (Engkaulah anak…)

6.         Mat 4:19 / Mar 1:17 (Kepada mereka)                            ><  Luk 5:10 (Kepada Simon)

7.         Mat 6:26 (Burung-burung dilangit)                                    ><  Luk 12:24 (Burung-burung gagak)

8.         Mat 8:5 / Luk 7:2 (Perwira)                                             ><  Yoh 4:46 (Pegawai Istana)

9.         Mat 8:5 / Yoh 4:47 ( Memohon langsung)                        ><  Luk 7:3 (Menyuruh orang lain)

10.     Mat 8:6 / Luk 7:3 (Hambanya yang sakit)                         ><  Yoh 4:46 (Anaknya yang sakit)

11.     Mat 8:6 (Sakit lumpuh sangat menderita)                          ><  Luk 7:2 (Sakit keras hampir mati)

12.     Mat 8:15 / Mar 1:31 (Memegang tangannya)                    ><  Luk 4:39 (Tidak memegang tangannya)

13.     Mat 8:25 (Memanggil tuhan)                                            ><  Mar 4:28 (Memanggil Guru)

14.     Mat 8:28 (Gadara)                                                           ><  Mar 5:1 / Luk 8:26 (Garasa)

15.     Mat 8:28 (Dua orang)                                                      ><  Mar 5:2 / Luk 8:27 (Satu orang)

16.     Mat 9:2 / Mar 2:5 (Hai anakku)                                       ><  Luk 5:20 (Hai saudara)

17.     Mat 9:8 (Orang banyak takut)                                          ><  Mar 2:12 (Orang banyak takjub)

18.     Mat 9:9 (Bernama Matius)                                               ><  Mar 2:14 / Luk 5:27 (Bernama Lewi)

19.     Mat 9:18 (Sudah meninggal)                                             ><  Mar 5:23 / Luk 8:42 (Hampir mati)

20.     Mat 10:2 / Mar 3:16 (12 murid dengan Tedeus)               ><  Luk 6:14 (12 Murid dengan Yudhas bin

                                                                                                          Yakobus)

21.     Mat 10:10 / Luk 9:3 (Yesus melarang)                             ><  Mar 6:8-9 (Memperbolehkan)

22.     Mat 13:55 (Yesus anak tukang kayu)                               ><  Mar 6:3 (Yesus tukang kayu)

23.     Mat 15:22 (Wanita Kanaan)                                            ><  Mar 7:26 (Wanita Yunani)

24.     Mat 16:6 (Ragi orang Farisi dan Saduki)                          ><  Mar 8:16 (Ragi orang Farisi dan Herodes)

25.     Mat 16:13 (Siapakah anak manusia ini)                            ><  Mar 8:27 / Luk 9:18 (Siapakah aku ini)

26.     Mat 16:17 (Simon bin Yunus)                                          ><  Yoh 1:42 (Simon bin Yohanes)

27.     Mat 17:1 / Mar 9:1 (Enam hari)                                        ><  Luk 9:28 (8 Hari)

28.     Mat 17:4 (Petrus memanggil tuhan)                                   ><  Mar 9:5 (Robi), Luk 9:33 (Guru)

29.     Mat 17:5 / Mar 9:7 (Anak yang kukasihi)                         ><  Luk 9:35 (Anak yang kupilih)

30.     Mat 19:19 / Mar 10:19 (Harus menghormati)                   ><  Luk 14:26 (Harus membenci)

31.     Mat 19:23 (Orang kaya)                                                  ><  Mar 10:23/Luk 18:24 (Orang beruang)

32.     Mat 19:28 (Diatas 12 tahta)                                             ><  Luk 22:30 (Diatas tahta)

33.     Mat 20:20 (Ibunya yang memohon)                                  ><  Mar 10:35 (Yakobus dan Yohanes yang

                                                                                                          meminta)

34.     Mat 20:30 (Dua orang buta)                                             ><  Mar 10:46/Luk 18:35 (Seorang buta)

35.     Mat 20:33 / Luk 18:41 (Memanggil tuhan)                        ><  Mar 10:51 (Memanggil rabbuni)

36.     Mat 21:18 (Mati seketika)                                               ><  Mar 11:20 (Keesokan harinya)

37.     Mat 21:23 / Luk 20:1-2 (Ketika mengajar)                       ><  Mar 11:27 (Ketika berjalan)

38.     Mat 24:15 (Ditempat kudus)                                            ><  Mar 13:14 (Ditempat yang tidak

                                                                                                          sepatutnya)

39.     Mat 26:7 / Mar 14:3 (Ke kepalanya)                                ><  Yoh 12:3 (Ke kakinya)

40.     Mat 26:23 (Mencelupkan tangannya)                               ><  Mar 14:20 (Mencelupkan roti)

41.     Mat 26:26 (Memberi kepada murid-muridnya)                 ><  Yoh 13:26 (Hanya kepada Yudhas Iskariot)

42.     Mat 26:58 (Hanya Petrus)                                                ><  Yoh 18:15 (Bersama murid-murid yang

                                                                                                          lain)

43.     Mat 26:64 / Mar 14:62 (Akan melihat)                             ><  Luk 22:69 (Sudah melihat)

44.     Mat 26:74 / Luk 22:60 (Berkokok satu kali)                    ><  Mar 14:72 (Berkokok 2 kali)

45.     Mat 27:5 (Mati menggantung diri)                                     ><  Kis 1:8 (Mati jatuh tertelungkup)

46.     Mat 27:5 (Uangnya dikembalikan)                                    ><  Kis 1:18 (Dibelikan sebidang tanah)

47.     Mat 27:7 (Para imam  yang membelinya)                          ><  Kis 1:18 (Membeli sendiri)

48.     Mat 27:34 /Yoh 19:29 (Mau minum anggur)                     ><  Mar 15:23 (Menolaknya)

49.     Mat 27:34 (Anggur bercampur empedu)                           ><  Mar 15:23 (Bercampur Mur)

50.     Mat 28:1 (Menjelang menyingsingnya fajar)                      ><  Mar 16:2 (Setelah terbit matahari)

51.     Mat 28:2 (Seorang malaikat di luar kubur)                        ><  Luk 28:4 / Yoh 20:12 (2 orang malaikat

                                                                                                          didalam kubur)

52.     Mat 28:2 (Batu digulingkan malaikat)                                ><  Mar 16:4 /Luk 24:2 (Sudah terguling)

 

 

“Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama??? Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pohon anggur dapat menghasilkan buah ara???.  Demikian juga dengan mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar ”. (Yak. 3:11-12).

 

Apa artinya?

Manusia harus berfikir dengan menggunakan akal sehatnya!. Mencari kebenaran mutlak harus menggunakan logika. Tanpa logika sulit manusia menemukan kebenaran. Kitab sucipun harus diuji kebenarannya dengan menggunakan logika. Ini bukan berarti logika berada diatas Wahyu tetapi logika menuntut kebenaran Wahyu itu. Dan secara logika juga : kalau ada narasumber  mengatakan dengan dua atau tiga versi yang kontradiktif, maka pasti salah satunya atau kedua-duanya ada yang bohong atau sok tahu. Mengertikah anda apa yang kumaksud???. Bagaimana setelah anda memperhatikan sendiri kontradiksi yang terjadi pada ayat-ayat Bible yang begitoooe MENCOLOK ?.

 

 

 

 

 

III. AYAT-AYAT BIBLE YANG PORNOGRAFIS.

1.    Dan zinahnya dari antara buah dadanya supaya jangan aku menanggalkan pakaianmu sampai dia telanjang”. (Hos. 2:1-2), “Dan sekarang aku akan menyingkapkan kemaluannya didepan para kekasihnya“ . (Hos. 2 : 9).

2.    Maka buah dadamu sudah MONTOK, rambutnya sudah tumbuh, tetapi engkau dalam keadaan telanjang bugil”. (Yeh. 16:7). ”Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya, disana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang“. (Yeh. 23:3). ”Aku akan mengumpulkan mereka dari sekitarmu untuk melawan engkau dan aku akan menyingkapkan aurotmu dihadapan mereka, sehingga mereka melihat seluruh kemaluanmu“. (Yeh 16:37). “Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang aurotnya seperti aurot keledai dan zakarnya seperti zakar kuda, engkau menginginkan kemesuman masa mudamu waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah susu kegadisanmu ”. (Yeh 23:20-21).

3.    Baca juga (Kid: 7:2-3/7:7-8 / Yer 13:22,13.26-27 / Rat 5:11 / Yeh 16:25-26 / Ams. 7:18, 5.:19-20 ).

 

 

IV. AYAT BIBEL YANG TIDAK TERGENAPI.

“Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu : Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan Tuhan ??? Apabila seorang Nabi berkata demi nama Tuhan dan perkataanya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan Tuhan : Dengan terlalu berani Nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya ”. (Ul 18 : 21-22).

Ayat ini dihafalkan biar anda sadar !!!.

 

1.    Ucapan Malaikat Gabriel yang terkesan bohong.

“Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepadanya Tahta Daud, bapa leluhurnya, dan ia akan menjadi Raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan kerajaannya tidak akan berkesudahan”. (Luk 1:32-33). Uraian :

a.    “Tahta Daud” itu bertempat di bumi Israel. (Bukan diseluruh dunia).

b.    “Akan menjadi Raja”, sepanjang sejarah, Yesus belum pernah menduduki “Tahta Daud” rumah tempat tinggalpun tidak punya. Terbukti ketika Yesus oleh kaumnya akan diangkat menjadi Raja, justru Yesus menyingkir kegunung (Yoh 6:15) . Dan Yesus pernah mengatakan, bahwa : ”Kerajaanku bukan dari dunia ini, jika Kerajaanku dari dunia ini, pasti hamba-hambaku telah melawan …… “ . (Yoh 18:36). Dan Yesus tidak punya rumah, sebagaimana pengakuan Yesus : “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi anak manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalanya“. (Mat 8:20 / Luk 9:58).

 

2. ”Anak manusia akan tinggal didalam rahim bumi tiga hari tiga malam". (Mat.12:40)

Perhatikan jalannya pensaliban secara kronologis :

1. Jam 9 pagi (Jum’at)  mulai disalib (Mar.15:25).

2. Jam 12 siang sampai jam 3 sore terjadi kegelapan (Mat.27:44 / Mar.15:33 / Luk.23:44).

3. Jam 3 sore mati (Mat. 27:46 / Mar.15:34 / Luk.23:46 / Yoh.19:30).

4. Menjelang malam (Sabat) dikubur (Mat.27:27:57-60 / Mar.15:42-46 / Luk.23:50-54 / Yoh.19:38-42).

5. Minggu pagi sudah bangkit (Mat.28:1-6 / Mar.16:1-6 / Luk.24:1-3 / Yoh.20:1-2).

 

Berarti : Yesus berada dalam perut bumi hanya satu hari dua malam. Berarti ayat yang di Matius itu (Mat.12:40) tidak tergenapi, kalau tidak tergenapi berarti :

a. Yesus yang bohong ? ( tidak mungkin ).

b. Ayat palsu yang bersumber dari syeitan? Ya itulah !  (Ul. 18:21-22).

 

3.                  Ingin bukti lagi ???

 

 

V. AYAT-AYAT  BIBEL YANG  FIKTIF.

1.    “Sebab Tuhan Allahmu adalah api yang menghanguskan” (Ul:4:24 / Ibr :12.29).

2.    “Suara Tuhan menyemburkan nyala api”. (Maz 29:7).

3.    “Sebab Allah adalah gunung batu yang kekal“. (Yes 28:4).

4.    “Yang tujuh ini adalah Mata Tuhan” (Zak 4:10).

5.    “Allah memunggut Yerusalem menjadi istrinya”.  (Tema/Yeh 16).

6.    “Israel bertengkar dengan Allah”. (Bil 20:13).

7.    “Yaqub bergumul dengan Allah dan dengan malaikat, ia menang”. (Kej : 32:24-30/ Hos 12:4-5).

8.    “Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun”. (Kel. 7:1).

9.     Masih banyak lagi !!!.

 

VI. ARTIKEL DI INTERNET : ( "TUHAN SAJA TIDAK NGERIBUTIN, MENGAPA

  KITA MEMPERSOALKAN ?" ).

 

1.    Rupa-rupanya saudaraku yang satu ini sedang mengigau atau tak sadarkan diri???. Atau mungkin juga seorang yang tidak mempunyai stand punt, atau tidak mengerti persoalan agama yang sangat fundamental, atau mungkin seorang yang berprinsip, “Semua agama itu baik dan benar”. Atau seorang sekiptis non agamis?.  Karena manakala kita memperhatikan dari statementnya, tidak ubahnya ibarat :

 

“Seorang yang mempunyai istri yang menurut pengakuannya, isterinya itu cantik molek, mulus tak bercacat, lalu diperkosa rame-rame dimuka umum, kemudian dia tidak peduli (tak ambil pusing) malah masih berucap: “HALELUYA!!!” aku saja tidak ngeributin, mengapa orang lain mempersoalkan?. Logiskah jika bersikap demikian???.

 

2.    Jangan berprediksi bahwa : “Tuhan saja tidak ngeributin...". Ingat!. Dihancurkannya Bait Allah di Yerusalem yang pertama kali oleh Raja Nebukadnezar dari Babilonia (586 SM), itu disebabkan ajaran Allah (Taurat) dirusak oleh orang-orang Israel pada waktu itu, dan menyembah Tuhan selain Allah.

 

Akhirnya Tuhan ngeributin (murka)  dan Bait Allah dihancurkannya ( I-Raj, 9:4-9 / II-Taw.7:17-23). Bukankah kehancurannya yang kedua kalinya pada tahun 70 M, oleh tentara Romawi atas komando Panglima Titus, disebabkan oleh hal yang sama?. Oleh sebab demikian itulah, Islam datang dan Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi / Rasul terakhir Muhammad SAW,  sebagai penyelamat Agama Allah SWT.

 

Dan oleh sebab itu pula, ayat Al-Qur’an yang pertama kali diturunkan berbunyi ( Iqro’ : yang berarti : “Bacalah!” ) dengan banyak membaca, maka ilmu semakin bertambah, pengalaman semakin luas, semakin cerdas dalam membahas dan tuntas dalam mengupas. Disinilah Islam memfungsikan akal untuk menguji segala sesuatu, terutama kitab-kitab yang dianggapnya suci itu. Ini bukan berarti peranan akal berada diatas kitab suci, tetapi akal sebagai barometernya menuntut kebenaran kitab suci itu.  

 

"Dengarkanlah ini, hai bangsa yang tolol dan yang tidak mempunyai pikiran, yang mempunyai mata tetapi tidak bisa melihat, yang mempunyai telinga tetapi tidak mendengar". (Yer. 5:20-21). Nah kalau manusia bersikap demikian, maka tidak ubahnya seperti katak dalam tempurung atau seperti domba yang mudah diarahkan oleh pengembalanya.

 

3.    Jika saudara-saudaraku yang beragama kristen masih agresif menyerang Islam dan kitab sucinya            Al-Qur’an, maka serangan-serangan itu akan menghancurkan dan akan merugikan agama kristen itu sendiri. Karena semuanya akan diketahui oleh dunia mana agama dan kitab suci yang benar-benar dari Allah SWT. Saya (penulis) masih mempunyai banyak data yang dapat dipertanggungjawabkan (didebatkan secara terbuka dimuka umum),  mengenai :

           

1. Allah, Yesus, Roh Kudus  adalah tiga oknum yang berbeda.

2. Pensaliban sebagai penebus dosa, tidak berdasar, itu doktrin Paulus.

3. Tentang Kerasulan Muhammad SAW.

4. Dan lain sebagainya.

 

Semuanya berdasarkan Bibel (Al-Kitab) secara utuh, tidak mengutip dasar dari Al-Qur’an atau Al-Hadits atau Injil Barnabas yang dianggap Injil terlarang itu.

 

* Ingat!. Jika saya berbicara tanpa dasar,  itu berarti saya melecehkan agama anda. Tetapi jika saya berbicara ada dasar dari Bibel, maka anda harus beriman kepada perkataan saya! *.

 

KINI TINGGAl  GILIRAN ANDA YANG SAYA TUNGGU !!!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

VII. AYAT-AYAT AL-QUR’AN BERTENTANGAN ?

Allah SWT menantang kepada orang-orang kafir (non Islam) menyuruh membuat satu ayat saja yang sama dengan Al-Qur’an, baik itu dalam : Balaghohnya, keindahan sastranya, kefasihan bahasanya, kedalaman kandungan maknanya dan keluasan ilmu pengetahuannya. (Al-Qur’an. 2:23-24, 11:13-14). Dan Allah SWT mempersilahkan kepada mereka (non Islam) untuk mengoreksinya dan menganalisanya, dan apabila Al-Qur’an itu benar-benar bukan dari Allah SWT, maka akan dijumpainya ayat-ayat yang kontradiktif.  (Al-Qur’an. 4:82).

 

Adapun ayat-ayat Al-Qur’an yang oleh anak-anak diprediksikan kontradiksi antara lain :

1.  “Sesungguhnya agama (yang diridloi) di sisi Allah SWT (hanyalah) Islam”. (Al-Qur’an. 4:19). “Dan tidak seorangpun daripadamu melainkan mendatangi neraka itu”.  (Al-Qur’an. 19:71).

Klarifikasi :

Kata : “mendatangi” inilah yang oleh anak-anak kristen dianggap kontradiktif dengan ayat 4.19. Sebenarnya tidak demikian. Coba anak-anak, saya ingin menjelaskan kata “mendatangi” belum tentu berarti : masuk. Contoh : “Anak-anak mendatangi kandang singa”. Apakah berarti : anak-anak masuk kedalam kandang singa???.

 

Adapun yang dimaksud dengan “mendatangi” (Al-Qur’an. 19:17), yaitu : melewati atau melintasi diatasnya. Karena setelah semua manusia dibangkitkan dari kuburnya, kemudian dikumpulkan disuatu tempat yang bernama Padang Mahsyar (tempat berhimpun), maka ditempat inilah semua manusia oleh Allah SWT disidang dan dimintai pertanggungjawabannya atas segala perbuatannya. Dan ditimbang antara amal kebaikan dan amal kejelekannya. Barang siapa yang amal baiknya lebih banyak dari amal jeleknya, maka akan dimasukkan kedalam Sorga, dan barang siapa amal jeleknya lebih banyak dari amal baiknya, maka dia akan dimasukkan ke dalam api neraka.

 

Tentu saja yang dimasukkan ke dalam Sorga adalah orang-orang yang mempunyai pasport : “La ilaha illallah (Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Satu)”. Setelah selesai ditimbang dari Padang Mahsyar inilah, kemudian semua manusia menuju Sorga dengan melintasi shirot (sebuah jembatan) yang terbentang diatas api neraka yang panasnya tidak bisa diukur dengan ukuran derajat celcius. Nah! Inilah yang dimaksud dengan “mendatangi neraka itu” (Al-Qur’an. 19:17).

 

2.             “Yang menciptakan manusia dari segumpal darah”.  (Al-Qur’an. 96:2).

Ayat ini tidak sesuai (bertentangan) dengan ilmu moderen???

Sudahkan kamu baca didalam Al-Qur’an ayat-ayat yang berhubungan dengan proses terciptanya manusia, diantaranya : Al-Qur’an. 5:22, 13:8, 23:12-14, 32:7-9, 35:11, 40:67, 53:45-46, 76:2-3, 96:2 ?

 

Dan sudahkah kamu baca didalam Bibel (Perjanjian Lama) ?

1)      “Ingatlah, bahwa engkau yang membuat aku dari tanah liat, tetapi engkau hendak menjadikan aku dari debu kembali”.  (Ayub. 10:9).

2)      “Kedua-duanya menuju satu tampat, kedua-duanya terjadi dari debu, dan kedua-duanya kembali kepada debu”.  (Pkh. 3:20).

 

Bukankah kedua ayat ini yang menyatakan Ayub dan anak Daud ?. Bukankah Ayub tercipta dan berproses seperti manusia lainnya?. Mengapa dia menyatakan: “Bahwa engkau yang membuat aku dari tanah…“. Bukankah pernyataan Ayub ini tidak sesuai dengan ilmu moderen?. Begitu juga dengan ungkapan pengkhotbah yang menyatakan : ”Kedua-duanya terjadi dari debu”. Malah ini semakin kacau balau lagi. Bukankah manusia yang tercipta dari tanah hanya manusia yang pertama (Adam), (Kej. 2:7) sedangkan manusia kedua (Hawa/Eva) tercipta dari salah satu tulang rusuknya? (Kej. 2:21).

 

Dapatkah anda mengklarifikasinya?. Ingat!. Jangan menafsiri Bibel sembarangan (II-Pet. 1:20-21). Ingat! semua kawan-kawanmu sedunia tidak bakalan ada yang dapat mempertahankan argumentasinya!!!. Saranku : “Wahai anak-anak lebih baik kamu makan singkong rebus dari pada mencoba mengkritik kebenaran Al-Islam”. Barang siapa yang mencoba ingin mengacaukan kebenaran Al-Islam, maka tak ubahnya mereka bagaikan seekor lalat yang terjebak disarang laba-laba.

SEKALI LAGI,  KINI GILIRAN ANDA YANG SAYA TUNGGU!!!

 

          Surabaya, 22 Maret 2004

 

 Penulis.

                      (R. Badrut Tamam, QNA)

     Alumnus Ponpes “Al-Hidayah” Lasem.

          Waka Yayasan Ponpes “Al-Ilyasi”

Bungkak-Sampang, Madura.